Pemberian Aroma Terapi Lavender untuk Menurunkan Intensitas Nyeri Persalinan

Yona Desni Sagita(1Mail), M Martina(2),
(1) Progam Studi Kebidanan Program Sarjana Terapan Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
(2) Progam Studi Kebidanan Program Sarjana Terapan Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia

Mail Corresponding Author



Full Text:    Language : Ind
Submitted : 2019-08-10
Published : 2019-08-10

Abstract


Nyeri persalinan dapat menimbulkan setress yang menyebabkan  pelepasan hormone yang berlebihan seperti katekolamin dan steroid. Hormon ini dapat menyebabkan terjadinya ketegangan otot polos dan vasokonstriksi pembuluh darah. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kontraksi uterus, penurunan sirkulasi uteroplasenta, pengurangan aliran darah dan oksigen ke uterus, serta timbulnya iskemia uterus yang membuat impuls nyeri bertambah sering. Aromaterapi lavender mengandung linalool dan linalyl acetat yang berefek sebagai analgetik yang dapat membuat seseorang menjadi tenang dan rileks.Mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap intensitas nyeri persalinan di PMB Tri Yunida Kotabumi Lampung Utara Tahun 2019.Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan sekaligus dalam satu waktu menggunakan studi pre eksperimen dengan satu kelompok sebelum dan sesudah perlakuan. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu bersalin yang hari perkiraan lahir dibulan Januari-Februari tahun 2019 yang berjumlah 30 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Analisa Bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji T-test.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nyeri persalinan sebelum diberikan aromaterapi lavender 7,03 (nyeri berat) dan setelah diberikan aromaterapi lavender 5,00 (nyeri sedang).  Ada pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap nyeri persalinan pada ibu bersalin, p-value = 0,000. Bagi PMB diharapkan untuk memberikan informasi kepada ibu tentang teknik pengurangan rasa nyeri seperti aromaterapi lavender melalui konseling atau dengan media leaflet pada saat pemeriksaan kehamilan atau pada saat proses persalinan

Keywords


Aromaterapi; Lavender; Nyeri Persalinan; Ibu Hamil

References


Ardiansyah. (2015). Pengaruh Aroma Terapi Lavender dan Lemon Terhadap Laju Respirasi. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Endisupraba. (2017). Aromaterapi Bagi Kesehatan. Yogyakarta: Medika Cipta.

EniSudarman. (2017). Pengaruh Aromatherapy. Jakarta: Pustaka Popouler Obor.

Hartanti. (2009). Nyeri Terhadap Persalinan Bagi Ibu. Bandung: Cipta Karya.

Hariyanto, Sulistyowati. (2015). Penanganan Nyeri. Jakarta.

Hutasoit. (2012). Panduan Aromatherapy untuk Pemula. Gramedia Pustaka.

Jaelani. (2009). Aroma Terapi. Jakarta: Pustaka Populer Obor.

JNPK-KR. (2008). Asuhan Persalinan Normal. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Manuaba. (2008). Ilmu kebidanan penyakit Kandungan dan KB. Jakarta: EGC.

Manuaba, Ida Bagus Gde Fajar. (2012). Memahami Kesehatan reproduksi Wanita. Jakarta: EGC.

Muchtaridi. (2015). Aroma Terapi. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Muchtaridi. (2015). Tinjauan aktivitas farmakologi aromaterapi. Garut: Jurusan Farmasi FMIPA,Universitas garut.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2010). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Nyapatriens. 2010. Teknik Mengurangi Rasa Nyeri Persalinan. https://wordpress.com/2010

Prawiroharjo.(2009).Ilmu Kebidanan. Yogyakarta: YBPSP.

Ratnaningsih. (2010). Pengurangan Rasa Nyeri Persalinan. Jogyakarta: Fitramaya.

RS Kartika Kasih. (2018). Penyebab nyeri persalinan dan mengatasi nyeri persalinan

SulistyawatiA,NugrahenyE. (2010).Asuhan Kebidanan Pada Ibu Bersalin.Jakarta: Salemba Medika.

Sumarah. (2009). Perawatan Ibu Bersalin: Asuhan Kebidanan pada Ibu Bersalin. Jogyakarta: Fitramaya.

Sururinah. (2009). Buku Pintar Kehamilan dan persalinan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Varney, Helen, dkk. (2009). Buku Ajar Asuhan kebidanan. Edisi 4. Jakarta: BukuKedokteran EGC.

Wiknjosastro, Gulardi.H, dkk. (2008). Pelatihan Klinik Asuhan Persalinan Normal. Jakarta: JNPK-KR.


Article Metrics

 Abstract Views : 2 times
 PDF Downloaded : 2 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.