Hubungan Antara Preeklamsi dan Anemia Ibu Hamil dengan Berat Bayi Lahir Rendah

Ziadatul Munawarah(1Mail), Ni Nyoman Widya Pradani(2),
(1) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, Indonesia
(2) Universitas Nahdlatul Wathan, Indonesia

Mail Corresponding Author



Full Text:    Language : ind
Submitted : 2019-07-28
Published : 2019-08-10

Abstract


Kejadian preeklampsia pada kehamilan merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas yang relatif tinggi di Indonesia setelah perdarahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara preeklamsia dan anemia ibu hamil dengan kejadian Berat Bayi Lahir Rendah pada bayi baru lahir. Jenis penelitian yang digunakan analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 364 orang dengan sampel 190 orang dengan teknik sample random sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar yang mengalami preeklamsia berat sejumlah 112 responden dengan prosentase 59 %. Sedangkan yang mengalami Anemia adalah hampir setengahnya sejumlah 70 responden dengan prosentase 37 %. Nilai confesensi coefficient sebesar = 0,361 kekuatan hubungan rendah, arah hubungan positif (+) menunjukkan adanya korelasi searah sehingga ada pengaruh antara preeklamsia dengan kejadian berat bayi lahir rendah pada bayi baru lahir. Nilai confesensi coefficient = 0,425 kekuatan hubungan sedang, arah hubungan (+) menunjukkan adanya korelasi searah sehingga ada pengaruh antara anemia dengan kejadian berat bayi lahir rendah pada bayi baru. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa Ho ditolak dan HI diterima artinya ada hubungan yang signifikan antara preeklamsia dan anemia ibu hamil dengan kejadian berat bayi lahir rendah pada bayi baru lahir, kekuatan hubungan rendah, arah hubungan (+) menunjukkan adanya korelasi searah. Hasil penelitian ini petugas kesehatan seyogyanya dapat mengidentifikasi kesehatan reproduksi untuk menurunkan angka kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan perbaikan mutu pelayanan kebidanan.

Keywords


Preeklamsia; Anemia; Berat Bayi Lahir Rendah; Ibu hamil

References


Amanupunnyo, N., Shaluhiyah, Z., & Margawati, A. (2018). Analisis Faktor Penyebab Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Kairatu Seram Barat. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 173-181. doi:https://doi.org/10.30604/jika.v3i2.134

Andayani. 2008. Penyebab Kematian Ibu hamil. http://www.google.com.5 september 2013.

Angsar.2004. Paritas pada Ibu Hamil.htpp://www. Kehamilan paritas.co.id.com.25 September 2013.

Anwar, D.F. 2000. AngkaKematianIbu di Indonesia Tertinggi di Asia rdari: http//pdpersi.pdf 24 november 2013.

Arikunto, S. (2006). ProsedurPenelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta

Cuningham,Gant, Leveno, Gilstrap III,Hauth,Wenstrom. (2005). Obstetri Williams. Jakarta : EGC

DEPKES, RI. 2010. Angka Kematiani bu Di Indonesia. 2010 : http //www.angka kematian ibu di Indonesia .go.id . 24 November 2013.

Dinas Komunikasi dan Informatika Provisi Jawa Timur, 2008. Angka kematian Ibu dan Bayi Di Jawa Timur http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah. 3 November 2013.

DKP.2008. Melinium Development Goals (MDGS). hhtp://digilib.its.ac.id/public/ITS-Undergraduate.14186-chaper 1.pdf 2 September 2013.

Hellen, V. (2004). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Volume 2. Jakarta : EGC

Hidayat, A. (2007). Metode Penelitian Kebidanandan Taknik Analisis Data.Jakarta: Salemba Medika

Kusmiyati. (2009). Perawatan Ibu Hamil (Asuhan Ibu Hamil) Cetakan Keempat.Yogyakarta: Fitramaya.

Lemeshow, (1997). Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press

Manuaba, (2008). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana. Jakarta : EGC

Mitayani, (2009). Asuhan Keperawatan Maternitas. Jakarta : Salemba Medika

Mohtar, R. (2007). Sinopsis Obstetri. Jakarta : EGC

Prawirohardjo, S. (2008). Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka

Sastromasmoro,Ismael. (1995). Dasar dasar Metodologi Penelitian Klinis.Jakarta :Binarupa Aksara

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta

Sujiyatini. (2009). Asuhan Patologi Kebidanan. Jakarta : Nuha Medika

Sutomo. 2008. Definisi riwayat hipertensi.htttp//www.hipertensi.co.id. 3 November 2013

Toni, 2010. Tesis Faktor- factor Resiko Terjadinya Preeklampsia Berat di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. Bandung. hhtp//www.eklamsia.co.id 3 November 2013

Trinjonto. 2005.Penyebab Penting Kematian Ibu di Indonesia. Sumberdari hhtp// www. jtptunimus-gdl.ac.id. 3 Desember 2013.

Winkjosastro, H. (2005). Ilmu Kandungan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka

Yeyeh, R. (2010). Asuhan Kebidanan 4 (Patologi). Jakarta : CV Trans Info Media

Reni, 2007. :Hubungan -antara- usia- dengan preeklampsia. hhtp://Akbid-KTI . blogspot.com. 3 september 2013

Profil Kesehatan Indonesia .(2008) Kematian Ibu. :http://www.docstoc.com 3 November 2013.

Nuryani, A.A Magfiroh, Citrakesumasari, A. Sri’ah. 2011. Hubungan Pola Makan, Sosial Ekonomi, Antenatal Care Dan Karakteristik Ibu Hamil Dengan Kasus Preeklampsia Di Kota Makassar. Jurnal Ilmu Gizi

Profil_Kesehatan_Provinsi_Jawa_Timur_2010dinkes-jatimprov-go-id 132192697 4Profil Kesehatan_Provinsi_Jawa. 10 Oktober 2013 (15:13).

Prawirohardjo, S. 2006. Ilmu Kebidanan. Yayasan Bina Pustaka. Jakarta.

Prawirohardjo, S. 2008. Ilmu Kebidanan. Yayasan Bina Pustaka. Jakarta

Umar, M., & Wardani, P. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Pre-Eklampsia pada Perempuan Bersalin. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 45 - 50. doi:https://doi.org/10.30604/jika.v2i1.31


Article Metrics

 Abstract Views : 2 times
 PDF Downloaded : 1 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.