Obesitas, anemia dan mobilitas dini mempengaruhi penyembuhan luka post-op apendiktomi

H Hardono(1Mail), Yenny Marthalena(2), Juanda Ashary Yusuf(3),
(1) Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
(2) Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
(3) Rumah Sakit Mitra Mulia Husada Bandar Jaya, Indonesia

Mail Corresponding Author
Copyright (c) 2020 Wellness And Healthy Magazine


Full Text:    Language : Ind

Abstract


Appendiksitis atau radang apendiks merupakan kasus infeksi intraabdominal. Berdasarkan data rekam medik di unit rekam medis RS Mitra Mulia Husada, tampak bahwa apendisitis yang dilakukan tindak pembedahan merupakan kasus yang cukup tinggi frekuensinya yaitu sebanyak 630 kasus dari data tersebut sebanyak 27 pasien mengalami infeksi luka operasi dilihat dari terdapatnya abses pada luka operasi setelah pasien tersebut menjalani perawatan di rumah. Tujuan penelitian ini diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka Post Op Apendiktomi di Rumah Sakit Mitra Mulia Husada Bandar jaya. Jenis Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian ini seluruh penderita post op apendik, dan obyek yang diteliti adalah usia, mobilisasi, berat badan, Anemia dan penyembuhan luka. Populasi penelitian ini 215 pasien dan sampel 22 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Tempat penelitian dilakukan di rumah sakit Mitra Mulia Husada Bandar Jaya. Analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diketahui bahwa dari 22 responden dengan penyembuhan luka, sebanyak 18 (81,8%) responden penyembuhan luka baik, sebanyak 16 (72,7%) responden mobilisasi dini baik, sebanyak 17 (77,3%) responden tidak anemia, sebanyak 15 (68,2%) responden usia < 45 tahun, sebanyak 15 (68,2%) responden tidak obesitas. Ada hubungan mobilisasi dini dengan penyembuhan luka post op apendiktomi (p-value = 0,046 OR 15,000), Ada hubungan anemia dengan penyembuhan luka post op apendiktomi (p-value = 0,024 OR 24,000). Tidak ada hubungan usia dengan penyembuhan luka post op apendiktomi (p-value = 0,077 OR 10,500). Ada hubungan obesitas dengan penyembuhan luka post op apendiktomi (p-value = 0,005). Saran diharapkan dapat memberikan konseling atau penyuluhan kepada pasien post op apendiktomi untuk melakukan mobilisasi dengan baik dan memperhatikan factor anemia dan  obesitas yang dapat mempengaruhi penyembuhan luka.

Appendiksitis atau radang apendiks merupakan kasus infeksi intraabdominal. Berdasarkan data rekam medik di unit rekam medis RS Mitra Mulia Husada, tampak bahwa apendisitis yang dilakukan tindak pembedahan merupakan kasus yang cukup tinggi frekuensinya yaitu sebanyak 630 kasus dari data tersebut sebanyak 27 pasien mengalami infeksi luka operasi dilihat dari terdapatnya abses pada luka operasi setelah pasien tersebut menjalani perawatan di rumah. Tujuan penelitian ini diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka Post Op Apendiktomi di Rumah Sakit Mitra Mulia Husada Bandar jaya. Jenis Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian ini seluruh penderita post op apendik, dan obyek yang diteliti adalah usia, mobilisasi, berat badan, Anemia dan penyembuhan luka. Populasi penelitian ini 215 pasien dan sampel 22 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Tempat penelitian dilakukan di rumah sakit Mitra Mulia Husada Bandar Jaya. Analisis data secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diketahui bahwa dari 22 responden dengan penyembuhan luka, sebanyak 18 (81,8%) responden penyembuhan luka baik, sebanyak 16 (72,7%) responden mobilisasi dini baik, sebanyak 17 (77,3%) responden tidak anemia, sebanyak 15 (68,2%) responden usia < 45 tahun, sebanyak 15 (68,2%) responden tidak obesitas. Ada hubungan mobilisasi dini dengan penyembuhan luka post op apendiktomi (p-value = 0,046 OR 15,000), Ada hubungan anemia dengan penyembuhan luka post op apendiktomi (p-value = 0,024 OR 24,000). Tidak ada hubungan usia dengan penyembuhan luka post op apendiktomi (p-value = 0,077 OR 10,500). Ada hubungan obesitas dengan penyembuhan luka post op apendiktomi (p-value = 0,005). Saran diharapkan dapat memberikan konseling atau penyuluhan kepada pasien post op apendiktomi untuk melakukan mobilisasi dengan baik dan memperhatikan factor anemia dan  obesitas yang dapat mempengaruhi penyembuhan luka.


Keywords


Apendiktomi; Mobilisasi dini; Anemia; Usia; Obesitas; Penyembuhan luka

References


Akhrita, Z. (2011). Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Pemulihan Kandung Kemih Pasca Pembedahan Dengan Anestesi Spinal Di IRNA B. Skripsi, Universitas Andalas: Fakultas Kedokteran.

Arikunto, Suharsimi. (2013). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. PT Rineka Cipta : Jakarta.

Arisman, M. B. (2012). Gizi dalam daur kehidupan. Jakarta: EGC, 76-87.

Barker, A. E., & Revans, R. W. (2004). An Introduction to Genuine Action Learning (Oradea, Romania.

Boyle, P., & Levin, B. (2008). World cancer report 2008. IARC Press, International Agency for Research on Cancer.

Brunner&Suddarth. (2010). BukuAjar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC

Damayanti (2013) . Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penyembuhan Luka Post SC di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Tahun 2013. jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/download/75/61/

Ditya, (2016). Hubungan Mobilisasi Dini dengan Proses Penyembuhan Luka pada Pasien Pasca Laparatomi di Bangsal Bedah Pria dan Wanita RSUP Dr. M. Djamil Padang. jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/download/608/49

Faridah, Andayani & Inayati, (2012). Infeksi Luka Post Operasi Pada Pasien Post Operasi Di Bangsal Bedah Rs Pku Muhammadiyah Bantul. jurnal.htp.ac.id/index.php/naskah.publikasi/article/download/80/21/

Fatonah, (2016). Analisa Indikasi Dilakukan Persalinan Sectio Caesarea Di Rsup Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. . jurnal..ums.ac.id/25659/12/Naskah_publikasi/download/608/49.

Hastono, Sutanto Priyo.( 2016), Analisis Data Kesehatan. Depok : FKM UI

Hidayat, (2009). Pengantar kebutuhan dasar manusia : aplikasi konsep dan proses keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Manuaba.(2013). Ilmu Kebidanan, penyakit Kandungan dan KB. EGC: Jakarta

Maryunani, Anik. (2014). Perawatan luka seksio caesarea (SC) dan luka kebidanan terkini. Jakarta : TIM

Mansjoer, A. (2010). Kapita selekta kedokteran, edisi ke 4. Jakarta: Media Asculapius FKUI.

Mochtar. (2012). Sinopsis Obstetri. EGC: Jakarta

Morison, (2013). Manajemen Luka. Jakarta: EGC.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Ed. Rev. Jakarta: Rineka Cipta

Notoatmodjo, Soekidjo. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Prilaku. Jakarta : Rineka Cipta

Potter and Perry. (2011). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses &. Praktek. Edisi 4. Vol 1. Jakarta: EGC

Proverawati, A. (2011). Anemia dan Anemia kehamilan. Yogyakarta: Nuha Medika, 136-137.

Rahmawati (2014) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Mobilisasi Dini Pada Pasien Post Appendiktomi Di Bangsal Anggrek Rsud Dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Skripsi Universitas Surakarta

Riyanto, A. (2011). Aplikasi metodologi penelitian kesehatan. Yogyakarta. Nuha Medika

Siagian, S. P. (2013). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.

Sjamsuhidajat, (2013). Buku Ajar Ilmu Bedah. Jakarta, EGC.

Smallman-Raynor, M. R., Cliff, A. D., & Ord, J. K. (2010). Common acute childhood infections and appendicitis: a historical study of statistical association in 27 English public boarding schools, 1930–1934. Epidemiology & Infection, 138(8), 1155-1165.

Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2002). Buku ajar keperawatan medikal bedah. Jakarta: EGC, 1223, 21.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D.Bandung: Alfabeta

Wiyono dan Arifah (2008). Pengaruh Ambulasi Dini Terhadap Pemulihan Peristaltik Usus Pasien Paska Operasi Fraktur Femur Dengan Anestesi Umum Di Rsui Kustati Surakarta. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/bitstream/handle/116172b.pdf

Yulfanita (2013) Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Lama Hari Rawat Pasien Post Appendectomy Di Rumah Sakit Umum Daerah Ha Sulthan Daeng Radja Bulukumba. Skripsi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar


Article Metrics

 Abstract Views : 89 times
 Fulltext Downloaded : 38 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Wellness And Healthy Magazine

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.