Karakteristik kasus covid-19 klaster reaktif di lokasi non fasilitas kesehatan (Wisma Asrama Haji)

Z Zulisda(1Mail),
(1) Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia

Mail Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.30604/well.022.82000137

Full Text:    Language : en

Abstract


Awal tahun 2020 pandemi Covid-19 memasuki  wilayah Indonesia yang sebelumnya pandemi yang sama mengguncang kota Wuhan Tiongkok, dan hingga saat ini beberapa wilayah terjangkit dalam waktu tidak terlalu lama berubah menjadi wilayah zona merah. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pun mengalami hal serupa, sekitar pertengahan bulan Maret 2020 terkonfirmasi di Kabupaten Basel satu kasus, disusul oleh Kabupaten Belitung, Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka dan akhirnya seluruh Kabupaten Kota di wilayah Provinsi terpapar Covid-19. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik pasien Covid19 reaktif yang dikarantina di non fasilitas kesehatan (Wisma Asrama Haji). Data yang diolah merupakan data sekunder bersumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung dengan periode waktu Maret – Juli 2020. Adapun untuk dapat mencapai tujuan penelitian, metode yang digunakan antara lain : metode statistik deskriptif dan visualisasi grafik. Wisma Asrama Haji merupakan sarana yang diberdayakan untuk menampung pasien covid-19 reaktif dari seluruh kluster, sebelumnya tercatat tempat non fasilitas kesehatan sampai pada awal bulan Juni fasilitas kamar penuh. Lonjakan kasus Covid-19 (kasus reaktif) di Bangka Belitung terjadi di awal bulan Juni, untuk menampung semua kasus tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi kembali membuka fasilitas karantina khusus atau wisma karantina kluster reaktif di gedung Asrama Haji dengan kapasitas 70 kamar. Setiap kamar disediakan hanya untuk satu orang penghuni atau kasus. Melalui proses karantina di wisma karantina ini, penyebaran kasus Covid-19 di Babel dapat dikendalikan secara bertahap, hingga sekarang kasus Covid-19 baik kasus reaktif maupun kasus terkonfirmasi mulai mereda, hanya 1-3 kasus dalam perawatan saat ini.


Keywords


Covid-19; Pandemi; Rumah sakit; Darurat

References


Handayani, Diah, et al. "Corona Virus Disease 2019." Jurnal Respirologi Indonesia 40.2 (2020): 119-129.

Kemenkes, R.I. "Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19)." Germas, 0–115 (2020).

Muhyidin. (2020). Covid-19, New Normal dan Perencanaan Pembangunan Indonesia. The Indonesian Journal of Development Planning, Volume IV no.2

Kementerian Kesehatan RI. Pedoman pengambilan spesimen dan pemeriksaan Laboratorium. Direktoral Jenderal Pengendalian Penyakit dan penyehatan Lingkungan. Jakarta 2013. Diakses pada tanggal 18 Agustus 2020 melalui https://www.kemkes.go.id/resources/download/puskes-haji/3-pedoman-pengambilan-spesimen-dan-pemeriksaan-laboratorium-mers-cov.pdf

Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Diakses pada tanggal 13 Agustus 2020 melalui https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/COVID-19 dokumen resmi/KMK No. HK.01.07-MENKES-413-2020 ttg Pedoman Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.pdf

Satgas Covid-19 Pusdalops, BNPB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Update Data Penderita Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tanggal 13 Agustus 2020, BPBD Prov. Kep. Babel.

Bola.com (Penulis: Alfi Yuda/Editor: Aning Jati, published 26/3/2020) Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana, WHO

Yuliana, Y. (2020). Coronavirus diseases (Covid-19): Sebuah tinjauan literatur. Wellness And Healthy Magazine, 2(1), 187 - 192. Retrieved from https://wellness.journalpress.id/wellness/article/view/21026


Article Metrics

 Abstract Views : 223 times
 Fulltext Downloaded : 130 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.