Abstract


Prevalensi anemia pada Ibu di Indonesia sebesar 6,9% (Kemenkes, 2019). Anemia merupakan kondisi dimana berkurangnya sel darah merah (eritrosit) dalam sirkulasi darah sehingga tidak mampu membawa oksigen keseluruh jaringan. Anemia postpartum dapat ditangani dengan cara meningkatkan kadar hemoglobin, salah satunya yaitu mengkonsumsi sari kurma dapat meningkatkan kadar hemoglobin. Tujuan penelitian diketahui pengaruh pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar Hb ibu nifas di wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Hitam Kabupaten Lampung Barat tahun 2023. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian pra eksperimental dengan pendekatan one group pretest – posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas di wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Hitam Kabupaten Lampung Barat dengan sampel yang digunakan sebanyak 15 ibu nifas menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis secara univariat dan bivariat (uji t-test).  Hasil penelitian diketahui kadar Hb ibu nifas sebelum diberikan sari kurma adalah 10,4 dan sesudah diberikan sari kurma adalah 11,5. Ada pengaruh pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar Hb ibu nifas di wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Hitam Kabupaten Lampung Barat (p-value = 0,000). Saran diharapkan bagi ibu nifas dapat mengkonsumsi sari kurma sebagai alternatif untuk peningkatan kadar Hb.


Keywords


Sari kurma, hemoglobin, ibu nifas