Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan K4 Pada Kehamilan

Irnani Farida(1Mail), Riona Sanjaya(2),
(1) Universitas Aisyah Pringsewu (UAP), Indonesia
(2) Universitas Aisyah Pringsewu (UAP), Indonesia

Mail Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.30604/well.164322021

Full Text:    Language : id

Abstract


Based on the data from Basic Health Research (Riskesdas) in 2018, the proportion of K4 pregnancy examinations for Indonesian women aged 10-54 years in 2013 was 70.0% and increased to 74.1% in 2018, while according to the results of IDHS in 2017 it reached 77%. However, this coverage is still under the national target namely 95%. The purpose of this research was to know the associated factors with K4 visits on pregnancy in the working area of Krui Public Health Center West Pesisir Regency in 2021. This research type is quantitative with a cross-sectional design. The population in this research were all mothers who had babies aged 0-6 months who were in the working area of Krui Public Health Center West Pesisir Regency in 2021 as many as 163 mothers. The sample in this research amounted to 62 respondents. The sampling in this research used the purposive sampling technique. The analysis used was the chi-square test. The research results proved that the associated variables with K4 visits were Knowledge (p-value = 0.042 less than α = 0.05, OR 0.042) and parity (p-value = 0.03 less than α = 0.05, OR: 0.24) while there was no relationship between age and K4 visits in the working area of Krui Public Health Center West Pesisir Regency in 2021 (p-value 0.258). Based on the conducted research, it can be suggested for pregnant women for increasing their K4 visits so, if complications occur, early treatment can be done. Besides,  it is better if mothers involve their husbands or families in conducting K4 visits in order to someone will motivate them if they are lazy to visit.

 

Abstrak: Berdasarkan data Riset kesehatan dasar (Riskesdas) Tahun 2018, proporsi pemeriksaan kehamilan K4 pada perempuan umur 10-54 tahun di Indonesia pada tahun 2013 adalah sebanyak 70.0% dan meningkat menjadi 74.1% di tahun 2018, sedangkan menurut hasil SDKI tahun 2017 mencapai 77% tetapi cakupan tersebut masih di bawah target nasional yaitu 95%. Tujuan dari penelitian ini adalah Diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan K4 pada kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia 0 – 6 bulan  yang berada di wilayah kerja Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2021 yang berjumlah 163 ibu. Sampel pada penelitian ini berjumlah 62 responden.  Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah uji chi square. Hasil dari penelitian adalah variabel yang berhubungan dengan kunjungan K4 adalah Pengetahuan( p value=  0,042 kurang dari  α = 0,05, OR 0,042) dan paritas (p value=  0,03 kurang dari α = 0,05, OR : 0,24) sedangkan usia tidak ada hubungan  usia dengan kunjungan K4  di  Wilayah Kerja Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat tahun 2021 (p value 0,258). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disarankan untuk Ibu hamil  lebih meningkatkan kunjungan K4 supaya jika terjadi komplikasi dapat dilakukan penanganan secara dini. Dan sebaiknya ibu melibatkan suami atau keluarga dalam melakukan kunjungan K4 supaya ada yang memotivasi ibu jika ibu malas berkunjung.

 


Keywords


Kunjungan K4; Pengetahuan; Paritas; Usia

References


Ayu, Niwang T.D, (2015). Patologi dan Fisiologi Kebidanan, Nuha Medica, Yogyakarta.

Daryanti (2019). Paritas berhubungan dengan kunjungan ANC pada ibu hamil di PMB Sleman Yogyakarta. Jurnal Kebidanan volume 8 nomor 1 (2019).

Dewie,(2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kunjungan K4 Di Puskesmas Baqa Kota Samarinda Tahun 2016. Jurnal ilmiah Kesehatan Diagnosis volume 10 No.4 (2017)

Kemenkes RI. (2015). Petunjuk Teknis Penggunaan Buku KIA. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2016). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kurnia Indriyanti dan Heny Vidia .(2015). Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kunjungan Antenatal Care.Jurnal

Marshita, dkk. (2016). Hubungan tingkat pengetahuan dan dukungan suami terhadap kunjungan antenatal care di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas II. Jurnal Universitas Tanjungpura Pontianak Kalimantan Barat.

Notoatmodjo,S.(2014).Ilmu Prilaku Kesehatan.CetakanI.Jakarta.Penerbit Rineka Cipta.

Notoatmodjo,S.(2014). Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta . Rineka Cipta

Notoatmodjo,S.(2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta. Penerbit Rineka Cipta.

Nurbaiti dkk (2020). Faktor yang berhubungan dengan kunjungan K4 Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2019. Jurnal Muara sains, teknologi, kedokteran, dan ilmu keehatan. Volume 4 No. 1, April 2020

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian RI tahun 2018.

Sulistyawati, Ari (2010). Panduan Asuhan Kebidanan Ibu Hamil. Yogyakarta:EGC.

Wahyuni Srie, (2020).Faktor – faktor yang berhubungan dengan kunjungan K4 pada ibu hamil Trimester III di Wilayah kerja Puskesmas Kejuruan Muda Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal dosen STIKES Bustanul Ulum Langsa , volume 3 No 2, September 2020.


Article Metrics

 Abstract Views : 65 times
 Fulltext Downloaded : 35 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.