Hubungan Kejadian Stuting Dengan Tumbuh Kembang Pada Balita Di Posyandu Latifah 1 Gading Rejo Timur

Villa Bellla Astari(1Mail), Wisnu Probo Wijayanto(2), Feri Kameliawati(3), H Hardono(4),
(1) Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
(2) Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
(3) Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
(4) Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia

Mail Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.30604/well.173322021

Full Text:    Language : id

Abstract


Based on data from 83.6 million stunted toddlers in Asia, the largest proportion came from South Asia, namely 58.7% and the least proportion was in Central Asia 0.9% (WHO, 2017), in Indonesia in 2018 the prevalence of stunting decreased to 30 ,8% while stunting in Lampung province reached 42.6% and in 2018 it became 27.28% (Basic Health Research, 2018). The research objective was to determine whether there is correlation between the genesis of stunting with the growth and development of  toddlers at the health care center of  latifah 1 in east GadingRejo. This type of research included in quantitative research. The type of research used analytic observational with cross sectional approach, the sample used was 62 toddlers in East GadingRejo village, the research was conducted in East GadingRejo village, the instrument used questionnaire sheets and KPSP sheets, Bivariate analysis used Chi Gamma test. From the results of the analysis of the Gamma test data obtained the results of the value of p = 0.000. This figure shows that the p value less than 0.05, meaning that there is correlation between growth and development with the genesis of stunting on toddlers at health care center of Latifah 1in East GadingRejo. Parents can provide and support for the growth and development of children 

 

 

Abstrak: Berdasarkan data  Dari 83,6 juta balita stunting di asia, proposi terbanyak berasal dari Asia Selatan yaitu 58,7 % dan proposi paling sedikit di Asia Tengah 0,9% (WHO,2017), Diindonesia pada tahun 2018 prevalensi stunting mengalami penurunan menjadi 30,8% sedangkan stunting di provinsi Lampung mencapai 42,6% dan tahun 2018 menjadi 27,28% (Riskesdas, 2018) Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kejadan stunting dengan Tumbuh kembang pada balita di posyadu latifah 1 gading rejo timur. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan pendekatatan cross sectional, sampel digunakan 62 balita di pekon Gading Rejo Timur, penelitian dilakukan di pekon Gading Rejo Timur, Instrumen yang digunakan adalah dengan menggunakan lembar kuesioner dan lembar KPSP, Analisa bivariat dengan menggunakan uji Chi Gamma. Dari hasil analisis uji Gamma data diperoleh hasil nilai p = 0,000. Angka tersebut menunjukkan bahwa nilai p kurang dari 0,05, artinya Ada Hubungan tumbuh kembang dengan kejadian stunting pada balita di posyadu latifah 1 gading rejo timur.. Disarankan kepada ibu balita penelitian ini sebagai gambaran pada orang tua tentang Tumbuh kembang balita yang mengalami stunting dan orang tua dapat memberikan dukungan terhadap tumbuh kembang pada anak


Keywords


Stunting; Tumbuh Kembang; Balita

References


Abdillah, H. Q., Bakhtiar, R., & Zubaidah, M. (2020). KARAKTERISTIK IBU BERDASARKAN PERBAIKAN GIZI BALITA STUNTING DI PUSKESMAS MANGKUPALAS SAMARINDA. Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam, 8(1), 46-50.

Alimul Hidayat A.A., (2010). Metode Penelitian Kesehatan Paradigma Kuantitatif, Jakarta: Heath Books.

Anis, P. (2012). Faktor-Faktor YaBerhubungan Dengan Kejadian Stuntiing Pada Balta Usia 25-60 Bula Dikelurahan Kalibaru Depok Tahun 2012. Skripsi. Depok: FKM UI Diakses Pada tanggal 21 April 2019.

Ardiyah, FO, Rohmawati, N., Ririyanti, M. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Anak Balita di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan. E-Jurnal Pustaka Kesehatan. Vol: 3 (1)

Dahlan,Sopiyudin,(2014). Statistik Untuk Kedokteran Dan Kesehatan Edisi 6. Jakarta, Salmba Medika.

KEMENKES RI. (2018). ini penyebab Stunting pada anak. Retrieved from http://www.depkes.go.id/article/view/18052800006/ini-penyebabstunting -pada-anak.html

KEMENKES RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia 2016. Keputusan Menteri kesehatan Republik Indonesia. Jakarta

Kementerian Kesehatan RI. (2016). INFODATIN Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Situasi Balita Pendek. Jakarta Selatan.

Kemenkes. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2015.

Notoatmodjo, S.(2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Notoatmodjo . (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Nurfurqoni, F. A. (2017). Pengaruh Modul Skrining Tumbuh Kembang terhadap Efektivitas Skrining Tumbuh Kembang Balita (Studi Eksperimen terhadap Kader di Puskesmas Merdeka dan Bogor Timur). Jurnal Bidan, 3(2), 60-66.

Nurmalasari, Y., Yudhasena, N., & Utami, D. (2019). Hubungan Stunting Dengan perkembangan Motorik Kasar Pada Balita Usia 6-59 Bulan di Desa Mataram Ilr Kec. Seputih Surabaya Kabupaen Lampung Tengah.Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 6(4), 264-273.

Nursalam. 2013. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis : Jakarta : SalembaMedika.

Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. (P. P. Lestari, Ed.) (4th ed.). Jakarta: Salemba Medika.

Picauly, I. & Toy S. M. 2013. Analisis Determinan Dan Pengaruh Stunting Terhadap Prestasi Belajar Anak Sekolah Di Kupang Dan Sumba Timur, NTT. Jurnal Gizi dan Pangan, Maret 2013, 8(1): 55-62.

Probosiwi, H., Huriyati, E., & Ismail, D. (2017). Stunting dan perkembangan pada anak usia 12-60 bulan di Kalasan. Berita Kedokteran Masyarakat, 33(11), 559-564.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018. http://www.depkes.go.id/resources/download/infoterkini/materi_rakorpop_2018/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf – Diakses Agustus 2018.

Rahmatillah, D. K. (2018) ‘Hubungan Pengetahuan Sikap dan Tindakan terhadap Status Gizi’, Amerta Nutrition, pp. 106–112. doi: 10.20473/amnt.v2.i1.2018.106-112.Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : PT Alfabet

SITI AULIA, A. S. (2018). HUBUNGAN ANTARA DERAJAT STUNTING DENGAN GANGGUAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK TODDLER DI WILAYAH PESISIR SURABAYA (Doctoral dissertation, stikes hang tuah surabaya).

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Torlesse, H, A.A Crin, S.K. Sebayang and R. Nady. (2016) . Determinants Of Stunting Indonesia Children: Evidence From A Cross-Sectional Survey Indicate a Prominent Role For The Water, Sanitation And Hygne Sectoor In Stunting Redduction . BMC public health., 16:669. 11 p. [diakses 19 april 201].

WHO. (2013). World Health Day (2013): Measure Your Blood Pressure, Reduce Your Risk. diambil dari: http://www.who.int. diakses 12 Mei 2015


Article Metrics

 Abstract Views : 37 times
 Fulltext Downloaded : 19 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.