Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Persalinan Di Rumah Sakit Umum Daerah Tulang Bawang Barat

Rini Riyanti(1), Rini Palupi(2Mail),
(1) Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
(2) Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia

Mail Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.30604/well.181322021

Full Text:    Language : id

Abstract


Based on WHO data, MMR in Indonesia is still high compared to other ASEAN countries. MMR in Indonesia according to the Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS) in 2012 was 359 per 100. 000 live births, an increase compared to the results of the 2007 IDHS, which was 228 per 100,000 live births. SC action is done by making an incision and it will leave a post op SC wound. The factors that affect wound healing are local factors consisting of wound management practices, hypovolemia, infection and the presence of foreign bodies. The research purpose was to find out the factors of age, history of maternal disease, reasons for delivery which related to the incidence of delivery. The research type is quantitative and the research design uses a correlation analytic method with a cross-sectional approach. The sample used was 65 women giving birth and the research was carried out at West Tulang Bawang Hospital. The instrument used was the Observation sheet, and the bivariate analysis used the Chi-Square test. The conclusion from the analysis results of the Chi-square test data obtained a p-value = 0.008. This figure showed that the p-value of  less than 0.05, it means that there is a relationship between age and delivery, the result is p- value = 0.000, the figure showed that the p- value of less than 0.05, it means that there is a relationship between the history of the mother's illness and the delivery, the results of p-value = 0.000, the number showed a p-value less than from 0.05, it means that there is a relationship between the reason for delivery and the act of delivery

 

Abstrak: Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan plasenta) yang telah cukup bulan atau dapat hidup diluar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan ataupun tanpa bantuan. Peran penolong adalah mengantisipasi dan menangani komplikasi yang terjadi pada  ibu  dan janin. Karena itu perlu penatalaksanaan yang terampil dan pengalaman melahirkan yang baik sehingga dapat mewujudkan persalinan yang sehat dan memuaskan (Sulistyawati, 2010). Faktor-faktor yang mempengaruhi tindakan persalinan seperti SC meliputi faktor indikasi medis seperti pre-eklamsi dan eklamsi . Tujuan penelitian ini adalah Diketahui factor usia, riwayat penyakit ibu, riwayat alasan persalinan yang berhubungan dengan tindakan persalinan. Jenis Penelitian adalah kuantitatif, desain penelitian menggunakan metode analitik korelasi Dengan pendekatan cross-sectinal, sampel digunakan 65 Ibu melahirkan ,penelitian dilakukan  di RSUD Tulang Bawang Barat,Instrumen yang digunakan adalah dengan menggunakan lembar Observasi, Analisa bivariat dengan menggunakan uji Chi Square . Adapun kesimpulan dari Dari hasil analisis uji Chi square data diperoleh hasil nilai p = 0,008. Angka tersebut menunjukan bahwa nilai p kurang dari 0,05, artinya ada hubungan usia dengan tindakan persalinan, hasil nilaip = 0,000,,angka tersebut menunjukan bahwa nilai p kurang dari 0,05, artinya ada hubungan antara riwayat penyakit ibu dengan tindakan persalinan. Dan hasil nilai p = 0,000, angka tersebut menunjukan nilai p kurang dari 0,,05, artinya ada hubungan antara alasan persalinan dengan tindakan persalinan

 

 


Keywords


Factors, delivery actions

References


Abdul Bari S, dkk, 2002. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, Jakarta:Yayasan Bisma Pustaka Sarwono Prawiroharjo

Adjie. 2007. Gambaran Tentang Hasil Pelaksanaan Asuhan Keperawatan Pada Klien Post Operasi Sectio Caesarea Atas Indikasi Partus Tak Maju. [online] available at: http://digilib.unmus.ac.id/files/disk1/13/jpttunmus-gdl-s1-2008-suhirohgg0-643-1-bab1.pdf [Accessed 12 March2017]

Agus Irianto, 2004. Statistik Konsp Dasar Dan Aplikasinya, Jakarta: Kencana Prenada Media

Amos Flora dkk, 2001. Bunda dan Buah Hati, Jakarta : Medimedia Asia

Andriani, Dewi 2010. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi terjadinya TindakanSeksio Saserea Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Dompu Tahun2010. [online] availableat: http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20356130-S-Dewi%20Andriani.pdf [Accessed 12 March 2017]

Arikunto, S. 2012. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Edisi 5.Jakarta: RhinekaCipta

Chamberlain Vicky,2006. Asuhan Kebidanan dan Kelahiran,Jakarta: EGC (Penerbit Buku Kedokteran)

Damayanti, I. P. 2013. Faktor-Faktor yang berhubungandenganpenyembuhanluka post sectiocaesarea Di RSUD Arifin AchmadProvinsi Riau Tahun 2013.

Damayanti. (2013). Paduan Lengkap Menyusun Proposal, Skripsi, Disertasi. Yogyakarta: Alaska

Departemen Kesehatan RI. 2001. Making Pregnancy Safer (MPS) and Strategic Plan for Making Pregnancy Safer, Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Departemen Kesehatan RI. 2002. Sistem Kesehatan Nasional-Pembangunan Indonesia Sehat 2010. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes RI. (2010). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2009. JAKARTA: Kementrian Jakarta RI.

Ekaputra. (2013). Evolusi Manajemen Luka. Jakarta: Trans Info Media.

Ferdi Firdiansyah, 10 Januari 2008. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Terhadap Kunjunan Pemeriksaan Kehamilan di Puskesmas Rawat Inap Kedaton Bandar Lampung. (http://www.bayisehat.com/index.php?option=content&task=view&id=149 diakses 1 Februari 2009

Hall Robert E. 2000. Petunjuk Medis Bagi Wanita Hamil. Jakarta : Pustaka Delapratasa

Hanifa W., 2005. Ilmu Kebidanan, Edisi Ketiga. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka

Hastuti 2012, Infeksi Nifas. Http://Wwwmidewifehomes-Mine.Co.Id/2012/06/Infeksi-Nifas.Html.

Hastuti, F. 2010. Gambaran Pelaksanaan Perawatan Luka Post Operasi Sectio Caesarea(Sc) dan KejadianInfeksi Di RuangMawar I Rsud Dr. Moewardi Sarakarta

Hidayat, A. A. A. 2011. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data, Jakarta, Salemba Medika.

Jitowiyono S. (2010). Dalam Neli (2017). Asuhan Keperawatan Post Operasi. Yogyakarta: Muha Medika.

Jitowiyono, S. 2017. Asuhan Keperawatan Post Operasi, Yogyakarta, NuhaMedika.

Kemenkes 2016, Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015. Jakarta

Muhammad, I. 2016. Paduan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Bidang Kesehatan Menggunakan Metode Penelitian Ilmiah, Bandung, Cita Pustaka Media Perintis.

Naesee, N. 2015. Hubungan Status Nutrisi Ibu Nifas Dengan Proses Penyembuhan Luka Post Operasi Sectio Caesarea Di Rsud Dr. Moewardi.

Nurani, D. 2015. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Proses Penyembuhan Luka Post SectioCaesarea.

Nurmah 2012. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penyembuhan Luka Post Sectio Caesarea di Ruang Anggrek Rumah Sakit Mekar Sari Bekasi Tahun 2012.

Puspitasari, H. A. 2011. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penyembuhan Luka Post Operasi Sectio Caesarea (Sc).

Sihombing, N. 2017. Determinan Persalinan Sectio Caesarea Di Indonesia (Analisis Lanjut Data Riskesdas 2013).

Solehati, T. 2017. Konsep Relaksasi Dalam Keperwatan Maternitas, Bandung, Pt RefikaAditama.

Sulistyawati 2011. Asuhan Kebidanan Pada Masa Kehamilan, Jakarta,SalembaMedika.

Wiknjosasro, H. 2007. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirihardjo

Wahid Nabila. 2013. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kehamilan Serotinus Di Rumah Sakit Umum Daerah Pangkep. [Online] Available at: http://jurnalstikesnh.files.wordpress.com [Accessed 13 Mei2017]

World Health Organization (WHO).2014. Provinsial Reproductive Health And MPS Profile Of Indonesia.


Article Metrics

 Abstract Views : 17 times
 Fulltext Downloaded : 22 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.