Abstract


Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi utama yang harus diberikan pada bayi untuk pertumbuhan, perkembangan, kesehatan dan imunitas bayi.Upaya memperlancar pengeluaran ASI adalah dengan pijat oksitosin. Yaitu pemijatan sepanjang tulang belakang (vertebrae) sampai tulang costae (tulang rusuk) kelima-keenam, merangsang hormone prolaktin dan oksitosin. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh pemberian pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas yang di ukur dari frekuensi BAK bayi selama 24 jam.

Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode Quasy Eksperiment Prepost Test. Penelitian dilakukan di Wilayah Puskesmas Wonosobo Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus pada bulan Juli-Agustus 2023. Pengambilan sampel dilakukan pada 10 ibu nifas dengan melihat data pretest dan posttest yang dilakukan pada hari ke 1 (satu) dan hari ke 3 (tiga).

Hasil penelitian diketahui produksi ASI sebelum diberikan pijat oksitosin nilai mean 4,70, nilai median 5,00, standar deviasi 949, rata-rata produksi ASI paling sedikit adalah 3 dan paling banyak adalah 6. Sedangkan setelah diberikan pijat oksitosin yaitu 12,30 dengan nilai median 12,50, standar deviasi 2,406, rata-rata produksi ASI paling sedikit adalah 9 dan paling banyak adalah 16. Uji statistik Paired Sample T-test diperoleh nilai Pvalue 0,000 sehingga dapat disimpulkan Ada Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI pada ibu nifas.

Kata Kunci      : Produksi ASI, Pijat Oksitosin