Abstract


Unmet need masih menjadi masalah utama dalam pelaksanaan program KB di Indonesia. Indonesia angka unmet need KB pada tahun 2018 sebanyak 10,14 %. Keberhasilan program KB dapat dilihat dengan indikator angka unmet need. Dampak unmet need KB yaitu tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) akibat tingginya angka kehamilan yang tidak diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan unmet need Keluarga Berencana (KB) pada Pasangan Usia Subur (PUS). Metode penelitian menggunakan dengan pendekatan cross secsional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Non Probability Sampling  dengan jumlah sampel yaitu 81 responden. Penelitian ini dilakukan di wilayah  UPTD Puskesmas Bulok Sukamara tahun 2023. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian terdapat hubungan usia (p-value= ,0,000), jumlah anak (p-value= ,0,028), pendidikan (p-value= ,0,000), pengetahuan (p-value= ,0,000) dan sosial budaya (p-value= ,0,009) dengan unmet need KB. Saran pada penelitian ini petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan terhadap PUS khususnya tentang KB, sehingga PUS memiliki pengetahuan yang lebih baik agar membantu PUS dalam pengambilan keputusan untuk ber-KB 

Kata Kunci    : PUS, Unmet Need KB, Faktor-faktor