Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita 24 – 36 Bulan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Gadingrejo Kabupaten Pringsewu

Afiska Prima Dewi(1Mail), Tri Novi Ariski(2), Desi Kumalasari(3),
(1) Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
(2) Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia
(3) Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia

Mail Corresponding Author



Full Text:    Language : Ind
Submitted : 2019-09-18
Published : 2019-09-19

Abstract


Kependekan atau stunting yang terjadi pada anak balita merupakan salah satu bentuk gizi kurang. Dibandingkan dengan gizi kurang lainnya, balita pendek banyak ditemukan. Prevalensi balita pendek yang tinggi menjadi masalah kesehatan masyarakat hampir disemua Negara berkembang. Masalah ini sudah merupakan masalah global yang dihadapi banyak Negara di Indonesia (Lamid, 2015).Tujuan penelitian ini diketahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Gading Rejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian menggunakan cross sectional. Subjek penelitian adalah ibu yang memilki bayi 24 -36 bulan dengan populasi sebanyak 149 baduta dan sampel penelitian menggunakan teknik sampling stratifikasirandom sampling.Penelitian dilaksanakandi Wilayah Kerja UPT Puskesmas Gading Rejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2017. Teknik pengumpulan data primer yaitu dengan menggunakan kuesioner. analisa data univariat menggunakan persentasi dan analisis bivariat menggunakan uji chy square dengan alpa = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian distribusi frekuensi stunting sebesar 48,6%, pendidikan tinggi sebesar 54,1%, pendapatan ibu rendah sebesar 60,6%, pekerjaan keluarga tidak bekerja sebesar 55 %, dukungan sosial ibu baik sebesar 59,6%,  pemberian ASI eksklusife ibu ASI eksklusife sebesar 56,9%. Hasil uji staistik didapatkan ada hubungan pendidikan ibu dengan kejadian stunting dengan p – value 0,006 dan OR =3,217,  ada hubungan pendapatan orang tua dengan kejadian stunting dengan p – value 0,000 dan OR =5,091, dan ada hubungan pekerjaan dengan kejadian stunting dengan p – value 0,001 dan OR =3,915, ada hubungan dukungan sosial dengan kejadian stunting dengan p – value 0,006 dan OR =3,303, dan Ada hubungan pemberian ASI eksklusife dengan kejadian stunting dengan p – value 0,029 dan OR =2,551.

Keywords


ASI Eksklusif; Dukungan keluarga; Pekerjaan; Pendapatan; Pendidikan; Stunting

References


Lamid, 2015. Masalah Kependekan (Stunting) Pada Anak Balita. Bogor : IPB Press

Waryana, 2010. Gizi Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Rihama;

Notoatmodjo. 2010. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Notoatmodjo. 2010. Promosi Kesehatan Teori dan Apliokasi. Jakarta : Rineka Cipta

Aldair, 2007. Peranan Gizi Dalam Siklus Kehidupan. Kencana Prenada Media Group. Jakarta. etd.repository.ugm.ac.id/index

Proverawati A, Asfuah S. 2009. Buku Ajar Gizi Untuk Kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika

Taguri, A., Betilmal, I., Mahmud, S. M.,2007. Berbagai cara pendidikan gizi.Jakarta: Bumi Aksara. e-journal.unair.ac.id/index.php/MGI/article/download/3117/2264. Diakses tanggal Senin 28 Februari 2017.

UNICEF. (2013). Ringkasan kajian gizi Oktober 2012. Jakarta: UNICEF Indonesia. e-journal. unair.ac.id/index.php/MGI/ article/ download/ 3117/2264. Diakses tanggal Senin 28 Februari 2017.

Suhardjo, 2009. Perencanaan Pangan dan Gizi. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara

Basuki, U. (2009). Faktor-faktor yang berhubungandengan status gizi baduta (6-23 bulan)pada keluarga miskin dan keluarga tidak miskin di Kota Bandar Lampung (Tesis master, tidakdipublikasikan). Universitas Indonesia, Jakarta. jki.ui.ac.id/index.php/jki/article/download/61/60. Diakses tanggal Senin 28 Februari 2017.

Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian Pendekatan Praktek. Edisi Revisi VI. Jakarta: Rineka Cipta.

Depkes RI, 2009. Profil Kesehatan Indonesia. Departemen Republik Indonesia. Jakarta

Dewi, Vivian Nanny Lia. 2010. Asuhan Neonatus Bayi dan Anak Balita. Jakarta: Salemba Medika


Article Metrics

 Abstract Views : 62 times
 PDF Downloaded : 92 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.