Perbedaan Pengaruh Pijat Woolwich dan Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran ASI pada Ibu Nifas Hari Ke 1-3 di PMB Suraily Kab. Bogor

Nurul Ma’rifah(1Mail), Ita Herawati(2),
(1) STIKes Abdi Nusantara Jakarta, Indonesia
(2) STIKes Abdi Nusantara Jakarta, Indonesia

Mail Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.30604/well.229422022

Full Text:    Language : Ind

Abstract


Mother's milk (ASI) is the best food for newborns and is the only healthy food that babies need in the first months of life. However, not all mothers can provide exclusive breastfeeding to their babies. The results of Riskesdas in 2018 which revealed that the main reason why babies were never breastfed was because breast milk did not come out or was not smooth at the beginning of the breastfeeding period, 65.7%, an alternative that can be done to increase the release of breast milk in mothers after giving birth and to stimulate the hormones prolactin and oxytocin is one of them by doing the  woolwich and oxytocin massage. Research objectiveto determine the difference between Woolwich massage and oxytocin massage on milk production in postpartum mothers on days 1-3 at PMB Suraily Regency. Bogor. This type of research is a quantitative study and the design used is a quasi-experimental two group post test design, this research was conducted from January-March 2022. The population in this study were all normal postpartum mothers at PMB Suraily, the samples were taken using the purposive method. sampling, the number of respondents is 34 mothers postpartum, the woolwich 17 and the oxytocin massage intervention group was 17 respondents. Bivariate analysis using Mann Whitney U. The results showed that the category of breast milk production after Woolwich was 17 people (100%) was smooth and 17 people (100%) oxytocin massage was smooth. Massage average woolwich was 11.41 and the oxytocin massage average was 12.65.Conclusions of this study there is a difference in the smoothness of breast milk between mothers who received woolwich and those who received oxytocin massage with a p-value of 0.015. It is suggested to midwives to be able to apply oxytocin massage to postpartum mothers as an alternative to launch breast milk production.

 

Abstrack : Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu–satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada bulan-bulan pertama kehidupannya. Namun demikian tidak semua ibu dapat memberikan ASI Eksklusif pada bayinya. Hasil Riskesdas tahun 2018 yang mengungkap bahwa alasan utama bayi tidak pernah disusui karena ASI tidak keluar ataupun tidak lancar pada awal masa menyusui 65,7%, alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengeluaran ASI pada ibu setelah melahirkan serta untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin salah satunya dengan melakukan metode pijat woolwich dan pijat oksitosin.Tujuan Penelitian untuk mengetahui perbedaan pijat woolwich dan pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada ibu nifas hari ke 1-3 di PMB Suraily Kab. Bogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan desain yang digunakan adalah quasi eksperimental two group post test design, penelitian ini dilakukan dari bulan januari-Maret 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah sluruh ibu nifas normal di PMB Suraily, sampel diambil dengan metode purposive sampling, jumlah responden 34 orang ibu nifas, kelompok intervensi pijat woolwich 17 dan kelompok intervensi pijat oksitosin 17 responden. Analisis bivariate menggunakan uji Mann Whitney U.Hasil penelitian didapatkan kategoriproduksi ASI setelah dilakukan pijat woolwich sebanyak 17 orang (100%) lancar dan pijat oksitosin 17 orang (100%) lancar. Rata-rata pijat woolwich adalah 11,41 dan rata-rata pijat oksitosin 12,65. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan kelancaran ASI antara ibu yang dilakukan pijat woolwich dan yang dilakukan pijat oksitosin dengan p-value 0.015. disarankan kepada para bidan untuk dapat menerapkan pijat oksitosin kepada ibu nifas sebagai alternetif untuk melancarkan produksi ASI.


Keywords


Woolwich Massage; Oxytocin Massage; Breastfeeding Smoothness.

References


Asih, Y. (2017). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas. Jurnal Keperawatan, 12.

Balitbangkes. (2019). Laporan Nasional RISKESDAS 2018. https://doi.org/ISBN 978-602-373-116-3

Dinkes Provinsi Jawa Barat. (2019). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun 2019. Jawa Barat: Dinkes Jawa Barat

Kemenkes RI. 2019. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. http://www.kemenkesri.go.id/profil_kesehatan_indonesia_2019.pdf. diakses tanggal 14 Juli 2020.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Latifah, L (2015). Perbandingan Breast Care Dan Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Pada Inu Postpartum Normal.

Notoatmodjo, S. 2018. Metedologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Pamuji., Supriyana., & Rahayu. (2014) Pengaruh Kombinasi Metode Pijat Woolwich dan Endorphine Terhadap Kadar Hormon Prolaktin dan Volume ASI (Studi Pada Ibu Postpartum Di Griya Hamil Sehat Mejasem Kabupaten Tegal). 5(1). BHAMADA, JITK.

Pilaria, Ema., & Sopiatun. 2017. Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Perejuk Kota Mataram Tahun 2017. Jurnal Kedokteran Yasri 26 (1) : 027 – 033 (2018). duate Thesis (Vol. 2, Issue 1).

Rahayu, D. (2018). Penerapan Pijat Oksitosin Dalam Meningkatkan Produksi ASI IbuPostpartum.NersCommunity,09(1),8–14. http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/628

World Health Organization (WHO). 2019. The World Health Organization's Infant Feeding Recommendation.

Yulianti, ND. (2017). The Impact Of Combination Of Rolling And Oketani Massage On Prolacting Level and Breast Milk. Jakarta.


Article Metrics

 Abstract Views : 252 times
 PDF Downloaded : 308 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.