Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Durasi Menyusu pada Bayi Usia 0–6 Bulan Di Klinik Wanasari Medika Karawang

Natalia Natalia(1Mail), Rahayu Khairiah(2),
(1) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara, Indonesia
(2) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara, Indonesia

Mail Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.30604/well.261422022

Full Text:    Language : In

Abstract


Background: The duration of breastfeeding that is less than optimal will cause malnutrition which causes the baby to be thin or even malnourished. The prevalence of nutritional status based on the weight index for age (W/U) in under-fives from the 2016 Indonesia Health Profile data, obtained the percentage of bad nutrition is 3.4%, malnutrition is 14.4%. In 2017 also did not differ much from 2016 with the percentage of malnutrition in children under five in Indonesia was 3.8%, undernutrition was 14%. Data from the results of the Basic Health Research (RISKESDAS) in 2018, there are 3.9% of malnutrition and 13.8% of malnutrition. Objective: This study aims to determine the effect of baby massage on the duration of breastfeeding in infantsaged 0-6 months. Methods: This study uses a time design with a comparison group. Data were collected using a checklist sheet. The research sample used was 50 people. The data analysis technique used independent sample t-test. Result: The resultsofthe t-testindicate that t-statvalueof 6.934 with a p-value (0.000) lessthan 0.05, so the decision taken was to accept Ha. This means that baby massage has an effect on the duration of breastfeeding at the Wanasari Medika Clinic, Karawang. The average in crease in breastfeeding duration in the group of infants who were not given massage was 1.48 minutes. While the group of infants who were given massage had anaverage in crease of 4.84 minutes. Conclusions and Suggestions: there is effect of baby massage on the duration of breastfeeding in infants aged 0-6 months. Socialization or campaigns about baby massage need to be carried out by them aternity clinic in order to improve the quality of breastfeeding in infants considering the benefits of massage in increasing the duration of breastfeeding in infants.

 

Abstrack:  Latar Belakang: Durasi menyusui yang kurang optimal akan mengalami kekurangan gizi yang menyebabkan bayi kurus atau bahkan gizi buruk. Prevalensi status gizi berdasarkan indeks berat badan menurut umur (BB/U) pada balita dari data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2016, didapatkan persentase gizi buruk sebesar 3,4%, gizi kurang sebesar 14,4%.  Pada tahun 2017 juga tidak berbeda jauh dari tahun 2016 dengan persentase gizi buruk pada balita di Indonesia adalah 3,8%, gizi kurang adalah 14%. Data dari hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2018, terdapat 3,9% gizi buruk dan 13,8% gizi kurang. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap durasi menyusui pada bayi usia 0-6 bulan. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan waktu dengan kelompok pembanding. Data dikumpulkan menggunakan lembar checklist. Sampel penelitian yang digunakan adalah 50 orang. Teknik analisis data menggunakan uji t independent sample. Hasil:  Hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung 6,934 dengan nilai p (0,000) kurang dari 0,05, sehingga keputusan yang diambil adalah menerima Ha. Artinya pijat bayi berpengaruh terhadap durasi menyusu di Klinik Wanasari Medika Karawang. Rata-rata peningkatan durasi menyusui kelompok bayi yang tidak diberikan pijat 1,48 menit. Sedangkan kelompok bayi yang diberikan pijat memiliki rata-rata peningkatan sebesar 4,84 menit. Kesimpulan dan Saran: pijat bayi berpengaruh terhadap durasi menyusu di Klinik Wanasari Medika Karawang. Sosialisasi atau kampanye tentang pijat bayi perlu dilakukan oleh pihak klinik bersalin dalam rangka meningkatkan kualitas menyusu pada bayi meningat adanya manfaat pijat dalam meningkatkan durasi menyusu pada bayi.


Keywords


Message; Breastfeeding

References


Alhadar, F. &Uma ternate, I. 2017. Pengaruh Perawatan Payudara Pada Ibu Hamil Terhadap Peningkatan Produksi ASI. Jurnal Riset Kesehatan, 6 (1): 7-12.

Aspiani, Y. R. 2018. Buku Ajar Asuhan Keperawatan Maternitas. Jakarta: TIM.

Astuti, S. C. &Barus, E. B. 2020. Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Menyusu Bayi. JIDAN (JurnalIlmiah Bidan), 8 (21): 15-21.

Bobak.I., Lowdermilk. D., Jensen, M. 2005. Buku Ajar Keperawatan Maternitas (4thed). Alih Bahasa: Wijayarini, M. Jakarta: EGC.

Cahyaningrum & Sulistyorini, E. 2015. Hubungan Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Umur 0-3 Bulan di RB Suko Asih Sukoharjo Tahun 2013. Jurnal Kebidanan Indonesia, 5 (2): 79-90.

Fitriahadi, E. 2016. Pengaruh Pijat Bayi terhadap Frekuensi dan Durasi Menyusu Bayi. Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan, 10(2): 92–97.

Hanindita, M. 2018. Mommyclopedia: Tanya Jawab Tentang Nutrisi di 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Indrayani, D. 2016. Efektifitas Kombinasi Hypnobreastfeeding dan Konsumsi Blustru Terhadap Optimalisasi Produksi Kolostrum pada Ibu Postpartum Di Rumah Sakit dr. Soebandi Jember. The Indonesian Journal of Health Science, 6 (2): 218-227.

Juwita, S. & Jayanti, N.D. 2019. Pijat Bayi. Purwodadi: CV SarnuUntung.

Marliandiani, Y. 2015. Buku Ajar Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas dan Menyusui. Jakarta: Salemba Medika.

Nasution, I. F. 2018. Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Durasi Menyusu Bayi0-30 Hari di Klinik Pratama Niar Medan Amplas Tahun 2018. Skripsi. Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan Jurusan D–IV Kebidanan Medan.

Notoatmodjo, S. 2012. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Prasetyono, D.S. 2017. Buku Pintar Pijat Bayi. Yogyakarta. Buku Biru.

Purwani T. &Darti N.A. 2012. Hubungan antara Frekuensi, Durasi Menyusui dengan Berat Badan Bayi di Poliklinik Bersalin Mariani Medan. J Keperawatan Klin, 4(1).

Rahayu, YP, dkk. 2012. Buku Ajar Masa Nifas dan Menyusui. Jakarta: Mitra Wacan aMedika.

Rahmania, H. 2015. Pengaruh Pijat Bayi terhadap Berat Badan Bayi. J Agromed Unila, 2 (4): 446-450.

Riksani, R. 2012. Keajaiban ASI (Air Susu Ibu).Jakarta: Dunia Sehat.

Rimawati & Suwardianto, H. 2020. Manajemen Laktasi dan Tatalaksana Tersedak pada Anak, Kediri: Penerbit Chakra Brahmanda Lentera.

Riyanto, A. 2017. Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Roesli, U. 2001. Pedoman Pijat Bayi. Jakarta: Trubus Agriwidya.

Santoso, S. 2020. Panduan Lengkap SPSS 26. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Sari, V.P.U. &Syahda, S. 2020. Pengaruh Pijat Oketani TerhadapProduksi ASI Pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota. Jurnal Doppler, 4 (2): 117-123

Setiawandari. 2019. Modul Stimulasi Pijat Bayi dan Balita. Surabaya: Adi Buana University Press.

Simulangkit, H. M. 2019. Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Frekuensi dan Durasi Menyusu Pada Bayi. Media Informasi, 15 (1): 16-20.

Sugiyono. 2017. MetodePenelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Surinirah. 2009. Buku Pintar Merawat Bayi 0-12 Bulan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sutanto, A. V. 2018. Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui Teori dalam Praktik Kebidanan Profesional. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Sutiyah, Husna, N. &Munira. 2018. Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Durasi Menyusui Pada Bayi Di BPM Puskesmas Langsa Lama Tahun 2018. Jurnal Edukes, 1 (2): 80-87.

Widaryanti, R. 2019. Pemberian Makan Bayi dan Anak. Yogyakarta: Dee publish.

Yuliarti, N. 2010. Makanan Terbaik untuk Kesehatan, Kecerdasan, Kelincahan Si Kecil. Yogyakarta: CV Andi Offset.


Article Metrics

 Abstract Views : 298 times
 PDF Downloaded : 1041 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.