Efektivitas Metode Makan Sedikit tapi Sering untuk Meredakan Nausea and Vomiting In Pregnancy pada Ibu Hamil Trimester I di Desa Sukamanah Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi

Nikita Tiara Khalila Adhitama(1Mail), Elfira Sri Futriani(2),
(1) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara Jakarta, Indonesia
(2) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara Jakarta, Indonesia

Mail Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.30604/well.240422022

Full Text:    Language : In

Abstract


Pregnancy causes many changes, not only physical, but also psychological and hormonal in the mother's body. This gives rise to various complaints, one of which is nausea and vomiting which usually occurs in early pregnancy. Complaints of nausea and vomiting can be relieved in various ways, both pharmacologically and non-pharmacologically. One of the non-pharmacological ways that can be done is to change the diet by eating little but often. Purpose this study to determine the effectiveness of eating little but often to relieve nausea and vomiting in first trimester pregnant women in Sukamanah Village, Sukatani District, Bekasi Regency. The research design used was Quasy Experimental with Pre Test and Post Test Group Control designs. The population in this study were pregnant women in the first trimester with gestational age 1-12 weeks in Sukamanah Village. The sampling technique used was purposive sampling with the number of respondents as many as 30 pregnant women. The statistical test used was paired t-test and independent t-test. Group A the intervention had a significant decrease in the mean from 2.53 to 1.60 with a significance value of p-value 0.000 less than 0.05. Group B Control had a not very significant decrease in mean from 2.66 to 2.46 with a significance value of p-value 0.82 more than 0.05. Group A the intervention got effective results with p-value 0.000 less than 0.05. The method of eating little but often is effective in reducing the frequency of nausea and vomiting in first trimester pregnant women.

 

Abstrack: Kehamilan mengakibatkan banyak perubahan, tidak hanya fisik, tetapi pada psikis dan hormonal dalam tubuh ibu. Hal tersebut memunculkan bermacam-macam keluhan, salah satunya adalah mual muntah yang biasa terjadi pada awal kehamilan. Keluhan mual muntah dapat diredakan dalam berbagai cara baik secara farmakologis maupun non farmakologis. Salah satu cara non farmakologi yang dapat dilakukan adalah mengubah pola makan dengan makan sedikit tapi sering.Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas metode makan sedikit tapi sering untuk meredakan nausea and vomiting in pregnancy pada ibu hamil trimester I di Desa Sukamanah Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi.Desain penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental dengan rancangan Pre Test and Post Test Group Control. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester I dengan usia kehamilan 1-12 minggu di Desa Sukamanah. Teknik pengambilan sample menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 ibu hamil. Uji statistik yang digunakan adalah paired t-test dan independent t-test. Hasil Penelitian menunjukkan Kelompok A Intervensi memiliki penurunan mean yang signifikan dari 2.53 menjadi 1.60 dengan nilai signifikansi p-value 0.000 kurang dari 0.05. Kelompok B Kontrol memiliki penurunan mean yang tidak terlalu signifikan dari 2.66 menjadi 2.46 dengan nilai signifikansi p-value 0.82 lebih dari 0.05. Kelompok A Intervensi mendapatkan hasil yang efektif dengan p-value 0.000 kurang dari 0.05. Metode makan sedikit tapi sering efektif untuk menurunkan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I.


Keywords


Pregnancy; Nausea and Vomiting; Eat Little but Often

References


Departemen Kesehatan RI. 2014. Pedoman Umum Gizi Seimbang. Jakarta: Depkes RI

Herrell, H, E. (2014). Nausea and Vomiting of Pregnancy. American Academi of. Family Physician

Irianti, Bayu dkk. 2014. Asuhan Kehamilan Berbasis Bukti. Jakarta: Sagung Seto.

Kemara Putra, Widayana Ary, Megadhana Wayan (2013), Diagnosa dan penatalaksanaan hiperemesis gravidarum di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah. E-jurnal Medika Udayana, Page 658-673

Mandang, Jenni, dkk. 2016. Asuhan Kebidanan Kehamilan. Bogor: In Media

Mehta, C.R. dan Patel, N.R. 2012. IBM SPSS Exact Tests. IBM Corporation

Putri, Ayu., D Andiani dan Haniarti. 2016. Efektifitas Pemberian Jahe Hangat Dalam Mengurangi Frekuensi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I. Prosiding Seminar Nasional IKAKESMADA “Peran Tenaga Kesehatan dalam Pelaksanaan SDGs”

Rofi’ah, Siti., et al. 2017. Efektivitas Konsumsi Jahe dan Sereh Dalam Mengatasi Morning Sickness.Jurnal Ilmiah Bidan, Vol. II, No.2, 2017, pp. 57-63.

Wegrzyniak, Lindsey J. John T Repke, and Serdar H Ural. 2012. Treatment of Hyperemesis Gravidarum. Rev Obstet Gynecol. 2012; 5(2): 78–84. Available from: www.ncbi.nlm.nih.gov diakses pukul 5.34 tanggal 06 Oktober 2021.

Widyastuti, Deny Eka, et, al. 2019. Terapi Komplementer Akupresur untuk Mengatasi Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I Tahun 2018. Jurnal Kebidanan Indonesia. Vol 10 (96-104).

Willy 2011, Catatan Ilmu Kesehatan Anak, Surabaya, Airlangga University Press.


Article Metrics

 Abstract Views : 313 times
 PDF Downloaded : 1154 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.