Pengaruh Aktifitas Renang Terhadap Penurunan Nyeri Disminore pada Remaja Putridi SMP Negeri 2 Babat

Mamlu’ Atus Zaimah(1Mail), Achmad Fauzi(2),
(1) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara, Indonesia
(2) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara, Indonesia

Mail Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.30604/well.255422022

Full Text:    Language : Ind

Abstract


Angka kejadian disminore primer pada remaja wanita yang berusia 14–19 tahun di Indonesia sekitar 54,89%. Salah satu upaya penangan nyeri disminore adalah renang. Melalui kegiatan renang, tubuh akan menghasilkan hormon endorfin yang berfungsi sebagai obat penenang alami sehingga menimbulkan rasa nyaman sehingga rasa nyeri berkurang. Tujuan studi ini adalah untuk Mengetahui pengaruh renang terhadap penurunan nyeri disminore pada remaja putri. Penelitian menggunakan rancangan pretest-postest. Jumlah sampel siswa remaja putri yang digunakan adalah sebanyak 35 orang. Pengambilan data menggunakan kuesioner skala nyeri. Data hasil penelitian dianalisis melalui uji t paired sample. Hasil uji t menunjukkan nilai p sebesar 0,000 atau kurang dari 0,05, sehingga keputusan yang diambil adalah menerima Ha. Artinya ada pengaruh renang terhadap penurunan tingkat nyeri dismenorhea pada remaja putri. Dimana rata-rata skala nyeri pada remaja putri sebelum melakukan kegiatan renang adalah 5,71. Setelah melakukan kegiatan renang skala nyeri dismenorhea remaja putri mengalami penurunan menjadi 4,14. Ada pengaruh renang terhadap penurunan tingkat nyeri dismenorhea pada remaja putri.

Keywords


renang; nyeri; disminore

References


Syafudin, 2011. Himpunan Penyuluhan Kesehatan pada Remaja, Keluarga, Lansia, dan Masyarakat. Jakarta: TIM.

Manuaba, I.B.G. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana. Jakarta: EGC.

Proverawati, A., & Misaroh, S. 2009. Menarche: Menstruasi Pertama Penuh Makna. Yogyakarta: Nuha Medika

Reeder & Martin. 2011. Keperawatan Maternitas Kesehatan Wanita, Bayi dan Keluarga, Volume 1, Edisi 18. Jakarta: EGC.

Gunawan, G. S. 2010. Farmakologi dan Terapi, Ed. 5. Jakarta: Departemen Farmakologi dan Terapeutik FKUI.

Anurogo, D. 2011. Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Sugani dan Priandarini. 2010. Cara cerdas untuk sehat: Rahasia Hidup Sehat Tanpa Dokter. Jakarta: Transmedia.

Anwar, M., Baziad, A. & Prabowo, P. 2011. Ilmu Kandungan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Prawirohardjo, S. 2011. Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Alfi, C. 2014. Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Saat Menstruasi Pada Mahasiswi Tingkat III Prodi DIII Kebidanan Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun. Karya Tulis Ilmiah.

Smeltzer, C.S & Bare, G.B. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal-bedah, Ed. 8. Vol. 3. Jakarta: EGC.

Potter & Perry. 2006. Buku Ajar Fundamental Keperawatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Notoatmodjo, S. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan, Cetakan Ketiga. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. 2012. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Hidayat, A. A. 2007. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.

Sumaryoto dan Nopembri, S. 2017. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Jakarta: Kemendikbud.

Purwanti, A. S. & Safitri, R. 2019. Hubungan Antara Aktivitas Fisik dengan Dysmenorrhea Primer pada Atlet dan Non Atlet Renang Remaja Putri Usia 12 - 16 Tahun di Club Orca Gajahyana Kota Malang. Journal Research Midwifery Politeknik Tegal, 8 (2): 116-121.

Ariesthi, K. D. 2020. Pengaruh Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Dismenore pada Remaja Putri di Kota Kupang. CMHK Health Journal, 4 (2): 166-172.


Article Metrics

 Abstract Views : 124 times
 PDF Downloaded : 277 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.